Tips Memilih Perias

Hal yang paling sering membuat calon pengantin pusing, khususnya  calon pengantin wanita pusing adalah memilih perias yang tepat. Hal ini tidak dapat diingkari mengingat di hari bahagia tersebut, pengantin akan menjadi raja dan ratu sehar i sehingga penampilan mereka tentu akan mendapatkan perhatian dari para tamu yang hadir.

Kebudayaan di Indonesia yang masih menjunjung nilai-nilai kolektif membuat pernikahan menjadi sebuah hajatan keluarga dan dalam hal ini pemilihan perias biasanya juga merupakan kesepakatan antara orangtua dan anak.  Kasus yang paling sering terjadi adalah antara oragntua dan anak tidak ada keselarasan ketika memilih perias karena terkadang anak memilih perias yang hasil riasnya cantik, tetap tradisional tetapi modern sementara orangtua cenderung memilihkan perias yang sudah sepuh karena dianggap lebih berpengalaman dan lebih mantap.

Bagaimana solusinya ? ada baiknya keduanya, antara anak dan orangtua sepakat untuk bersama-sama mencari dan mempertimbangkan. Jalan keluar yang dapat dipilih antara lain pengantin tetap dirias oleh perias yang dianggap klop dengan keingingan pengantin dimana dia yang akan menjadi pusat perhatian tetapi perias senior juga berperan sebagai juru sembaga, dalam hal ini lebih difokuskan pada perannya sebagai perias  yang memberikan doa dan memimpin seluruh jalannya upacara adat. Dengan demikian pengantin putri akan merasa puas karena bisa dirias oleh perias pilihannya sementara orangtua juga merasa mantap karena ada perias senior yang memipin jalannya ritual atau upacara adat.